Pencarian Yazid Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang, Diperpanjang Hingga 31 Januari
Medan Bicara – Pencarian Yazid Pendaki Hilang yang hilang di kawasan Bukit Mongkrang, Kabupaten Garut, hingga kini masih berlanjut. Setelah sempat terhenti karena berbagai kendala cuaca dan medan yang sulit, pihak Badan SAR Nasional (BASARNAS) dan tim relawan setempat memutuskan untuk memperpanjang pencarian Yazid hingga 31 Januari mendatang. Keputusan ini diambil setelah upaya pencarian yang sudah berlangsung lebih dari seminggu belum membuahkan hasil.
Hilangnya Yazid di Bukit Mongkrang
Yazid, seorang pendaki berusia 28 tahun, dilaporkan hilang pada 14 Januari setelah melakukan perjalanan pendakian seorang diri di Bukit Mongkrang, yang terletak di kawasan Garut, Jawa Barat. Bukit yang dikenal dengan keindahan alamnya ini sering menjadi tujuan para pendaki yang ingin menikmati pemandangan indah dan udara segar. Namun, kawasan tersebut juga terkenal dengan medan yang terjal dan sulit dilalui, serta cuaca yang bisa berubah drastis dalam waktu singkat.
Menurut laporan yang diterima oleh tim SAR, Yazid dilaporkan hilang saat tengah menuju puncak Bukit Mongkrang. Sebelum hilang, Yazid sempat mengirimkan pesan kepada keluarganya pada pagi hari, namun setelah itu, komunikasi terputus. Keluarga Yazid yang khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.
Baca Juga: Stasiun Jatake BSD Resmi Beroperasi Mulai Layani Penumpang KRL Hari Ini
Pencarian Yazid Pendaki Hilang Kendala dalam Pencarian
Proses pencarian Yazid tidaklah mudah. Medan yang berat dan terjal di sekitar Bukit Mongkrang membuat tim SAR kesulitan dalam menjangkau lokasi-lokasi yang lebih terpencil. Selain itu, cuaca yang sering berubah dan curah hujan yang tinggi juga menambah tantangan bagi tim pencari.
Tim SAR yang terdiri dari personel BASARNAS, polisi, tentara, serta relawan dari berbagai komunitas pendaki dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian dengan berbagai cara, mulai dari penelusuran jalur pendakian, hingga pencarian lewat udara menggunakan helikopter. Namun, hingga saat ini, Yazid masih belum ditemukan.
“Medan di Bukit Mongkrang cukup sulit dan medan berbatu, ditambah cuaca yang tidak mendukung. Kami harus sangat berhati-hati dalam melakukan pencarian agar tidak ada korban lain. Kami akan terus melanjutkan pencarian ini,” ujar Hendra, salah satu anggota tim SAR yang terlibat dalam operasi pencarian.
Perpanjangan Pencarian Hingga 31 Januari
Setelah melakukan evaluasi terhadap progres pencarian, BASARNAS memutuskan untuk memperpanjang waktu pencarian hingga 31 Januari mendatang. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan banyaknya potensi lokasi yang belum terjangkau dan kebutuhan untuk melakukan pencarian lebih mendalam di beberapa area yang belum bisa dijangkau sebelumnya.
“Berdasarkan informasi yang kami terima dan evaluasi tim di lapangan, kami memutuskan untuk memperpanjang pencarian Yazid. Kami juga melibatkan lebih banyak relawan untuk membantu di lapangan dan berharap bisa segera menemukan keberadaannya,” jelas Kepala BASARNAS Garut, Kurniawan.
Pihak SAR dan tim relawan juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait hilangnya Yazid untuk segera melapor ke petugas. Selain itu, tim SAR juga meminta para pendaki lainnya untuk lebih berhati-hati saat melakukan pendakian di kawasan yang sama, mengingat medan yang cukup berbahaya, terutama di musim hujan.
Upaya Tim Pencari
Tim pencari kini telah memperluas area pencarian dengan membagi beberapa tim yang akan menjangkau berbagai rute pendakian yang ada di sekitar Bukit Mongkrang. Beberapa tim juga telah dipersiapkan untuk menyisir area yang lebih terpencil menggunakan peralatan khusus untuk mempermudah pencarian di medan yang sulit. Selain itu, beberapa anggota tim menggunakan drone untuk memetakan area yang lebih luas dan mendeteksi potensi lokasi Yazid berada.
Tim juga bekerja sama dengan komunitas pendaki lokal, yang lebih familiar dengan jalur-jalur pendakian di kawasan tersebut. Kehadiran mereka diharapkan bisa membantu tim SAR untuk lebih memahami kondisi medan dan kemungkinan tempat-tempat yang bisa menjadi lokasi keberadaan Yazid.
Pencarian Yazid Pendaki Hilang Harapan Keluarga dan Masyarakat
Keluarga Yazid terus berharap agar putra mereka bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan dari pihak berwajib dan relawan yang telah bekerja keras dalam pencarian ini. Keluarga juga berharap agar cuaca mendukung agar pencarian bisa berjalan lancar.
“Kami sangat berharap Yazid ditemukan segera. Kami berdoa agar dia selamat dan segera kembali ke rumah. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” kata Ibu Yazid, ibu kandung dari pendaki yang hilang tersebut.
Masyarakat yang mendengar berita tentang hilangnya Yazid juga memberikan dukungan moral, baik melalui doa maupun dengan ikut serta dalam pencarian. Banyak dari mereka yang menyadari betapa pentingnya keselamatan saat melakukan aktivitas pendakian dan berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi para pendaki lainnya.
Pencarian yang Belum Berakhir
Dengan perpanjangan waktu pencarian hingga 31 Januari, harapan untuk menemukan Yazid masih tetap ada. Tim SAR, relawan, serta masyarakat setempat terus bekerja tanpa lelah untuk mencari petunjuk yang bisa mengarah pada keberadaan Yazid. Dalam upaya ini, kerjasama dan solidaritas antara petugas, keluarga, dan masyarakat menjadi sangat penting.












