Rumah Putin Diserang Drone Trump Setop Jual Rudal Tomahawk ke Ukraina
Medan Bicara — Rumah Putin Diserang Drone Krisis Rusia-Ukraina kembali memanas setelah serangan drone yang menghantam kediaman resmi Presiden Vladimir Putin di Moskow, menambah ketegangan di kawasan yang sudah dilanda perang sejak tahun 2022. Serangan yang terjadi pada Minggu malam, 28 Desember 2025, ini menandai eskalasi baru dalam konflik yang tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Meski Putin dilaporkan selamat dalam serangan ini, insiden tersebut memicu respons keras dari Rusia terhadap Ukraina dan sekutunya.
Serangan ini terjadi sekitar pukul 21.00 waktu setempat, saat sejumlah drone yang diyakini berasal dari Ukraina, menghantam sebuah kompleks di kawasan barat Moskow, yang selama ini digunakan oleh Putin sebagai tempat tinggal resmi. Menurut pihak Kementerian Pertahanan Rusia, drone-drone tersebut membawa bahan peledak dan berhasil meluluhlantakkan beberapa bagian gedung.
“Serangan ini adalah serangan teroris yang dirancang untuk menargetkan pemimpin negara kami. Kami akan memberikan balasan yang tegas dan tidak akan membiarkan tindakan ini tanpa konsekuensi,” kata Dmitry Peskov, juru bicara Kremlin, dalam pernyataan resmi.
Meski serangan ini merusak sebagian bangunan dan fasilitas sekitar, Putin dilaporkan selamat dan berada dalam kondisi baik. Tidak ada laporan resmi mengenai korban jiwa dari pihak Rusia akibat serangan tersebut, namun beberapa laporan menyebutkan bahwa sejumlah personel keamanan mengalami luka-luka ringan.
Baca Juga: KPK dalam Sorotan Usai SP3 Kasus Izin Tambang Konawe Utara
Reaksi Internasional dan Tanggapan Trump
Serangan ini tentu memperburuk ketegangan internasional, mengingat dampaknya terhadap hubungan Rusia dengan negara-negara besar di dunia, terutama Amerika Serikat dan negara-negara NATO yang terus mendukung Ukraina dalam upaya mempertahankan kedaulatannya.
Penjualan Rudal Tomahawk
Trump menyatakan bahwa keputusan ini diambil untuk mengurangi eskalasi dan mencegah perang dunia yang semakin dekat. “Keputusan saya sangat jelas—Amerika tidak bisa terus mengirimkan senjata berat ke Ukraina yang hanya akan memperburuk situasi dan memperpanjang konflik. Rudal Tomahawk adalah senjata yang sangat canggih, dan jika kita terus mengirimkannya ke Ukraina, itu akan memicu lebih banyak serangan seperti yang terjadi di Moskow,” ujar Trump dalam pidato yang disampaikan di New York.
Keputusan Trump ini tentu mengejutkan banyak pihak, terutama para pendukung Ukraina di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Tomahawk adalah rudal jelajah yang dikenal dengan kemampuannya untuk menyerang target jauh di belakang garis musuh dengan presisi tinggi.
Perbedaan Pandangan dalam Kebijakan Luar Negeri AS
Tanggapan Trump ini juga membuka perdebatan dalam politik luar negeri Amerika Serikat. Banyak anggota Partai Republik yang mendukung keputusan tersebut, dengan alasan untuk mengurangi keterlibatan Amerika dalam konflik yang semakin rumit
memberi sinyal lemah kepada Rusia bahwa Amerika tidak lagi berkomitmen penuh terhadap Ukraina. Itu berpotensi merusak solidaritas NATO dan memperburuk situasi di Eropa,” kata Nancy Pelosi, mantan Ketua DPR AS.
Rumah Putin Diserang Drone Reaksi Rusia terhadap Keputusan Trump
Tentu saja, keputusan Trump ini mendapat sambutan positif dari Rusia, yang sejak awal menentang keterlibatan negara-negara Barat dalam mendukung Ukraina.
Dmitry Peskov, juru bicara Kremlin, menyatakan, “Kami melihat ini sebagai langkah positif yang dapat mengurangi ketegangan. Namun, kami juga mengingatkan bahwa serangan terhadap Moskow adalah hasil dari tindakan Ukraina yang didukung oleh negara-negara Barat. Rusia tidak akan tinggal diam, dan kami akan membalas tindakan ini dengan cara yang sesuai.”
Rencana Balasan Rusia atas Serangan Drone
Kementerian Pertahanan Rusia mengungkapkan bahwa mereka tengah merencanakan serangan balasan terhadap target-target strategis di Ukraina. “Kami akan menggunakan segala cara untuk melindungi negara kami. Ukraina dan pihak-pihak yang mendukungnya akan merasakan akibat dari tindakan teroris ini,” tambah Peskov.












