KAI Sumut Catat 2,17 Juta Penumpang Selama Januari–Oktober 2025, Naik 9 Persen
Medan Bicara — KAI Sumut Catat PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) berhasil mencatatkan angka penumpang yang signifikan selama periode Januari hingga Oktober 2025. Dengan total 2,17 juta penumpang, KAI Sumut mengalami peningkatan sekitar 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini menunjukkan adanya lonjakan permintaan transportasi kereta api, yang semakin menjadi pilihan utama bagi masyarakat Sumut untuk bepergian, baik untuk keperluan bisnis, liburan, maupun perjalanan sehari-hari.
Peningkatan jumlah penumpang ini menjadi catatan positif bagi KAI Sumut, yang telah berusaha keras dalam meningkatkan layanan dan fasilitas guna menarik minat lebih banyak pengguna kereta api di wilayah Sumatera Utara. Selain itu, keberhasilan ini juga mencerminkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan yang aman, nyaman, dan efisien.
Peningkatan Jumlah Penumpang: Faktor Penyebabnya
Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh harapan bagi PT KAI Divre I Sumut, terutama setelah terjadinya peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang yang tercatat sepanjang 10 bulan pertama. Direktur Utama KAI Sumut, Sarwono, menjelaskan bahwa kenaikan ini disebabkan oleh beberapa faktor utama.
Penumpang kini dapat menikmati perjalanan dengan kereta api yang lebih nyaman, modern, dan tepat waktu.
“Kami terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan keandalan layanan kereta api, baik dari segi fasilitas maupun pelayanan kepada penumpang. Peningkatan frekuensi perjalanan, perbaikan armada, dan fasilitas stasiun yang lebih baik telah menjadi faktor penting dalam menarik lebih banyak penumpang,” kata Sarwono.
2. Ketersediaan Rute yang Lebih Luas
KAI Sumut juga memperluas jaringan rute perjalanan kereta api, yang memudahkan akses bagi masyarakat yang ingin bepergian ke berbagai tujuan di Sumatera Utara. Penambahan rute perjalanan yang menghubungkan Medan dengan beberapa kota besar di sekitar Sumut, serta adanya kereta api lokal yang menghubungkan daerah-daerah kecil, membuat transportasi kereta api semakin terjangkau bagi banyak orang.
3. Harga Tiket yang Bersaing
KAI Sumut juga berhasil menjaga harga tiket yang kompetitif dengan memberikan berbagai promo dan potongan harga pada waktu-waktu tertentu. Ini membuat transportasi kereta api semakin terjangkau bagi masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi. Dengan adanya program diskon dan promo khusus, semakin banyak orang yang memilih kereta api sebagai moda transportasi utama mereka.
4. Keamanan dan Kenyamanan yang Terjaga
Keamanan dan kenyamanan penumpang menjadi fokus utama bagi KAI Sumut. Penguatan sistem keamanan di dalam kereta api dan stasiun, serta peningkatan protokol kebersihan dan kesehatan, menjadi perhatian serius di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung di beberapa wilayah. Dengan menjaga standar kebersihan dan menerapkan prosedur kesehatan yang ketat, KAI Sumut mampu meyakinkan masyarakat bahwa kereta api adalah moda transportasi yang aman untuk digunakan.
Baca Juga: Ucapan Maaf dari Mulut Purbaya Untuk Pemda Soal Pemangkasan TKD
Peningkatan Transportasi Kereta Api, Dampak Positif bagi Ekonomi Sumut
Pencapaian 2,17 juta penumpang ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan PT KAI dalam mengelola transportasi kereta api, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian Sumut. Kereta api sebagai moda transportasi massal menjadi tulang punggung bagi banyak sektor, mulai dari sektor pariwisata, perdagangan, hingga industri.
“Peningkatan jumlah penumpang ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi KAI, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor-sektor lain di Sumut. Kereta api mempermudah akses ke berbagai destinasi wisata, memperlancar distribusi barang, dan mendukung mobilitas tenaga kerja,” ujar Sarwono.
KAI Sumut Catat Tantangan dan Rencana Pengembangan Ke Depan
Meski mengalami kenaikan yang signifikan, PT KAI Sumut tetap menghadapi tantangan dalam mengelola volume penumpang yang terus meningkat.
Untuk itu, KAI Sumut telah merencanakan beberapa program pengembangan jangka panjang, antara lain:
Peningkatan Infrastruktur Stasiun dan Jalur
KAI Sumut berencana untuk memperluas dan meningkatkan kapasitas stasiun-stasiun utama, seperti Stasiun Medan, yang kini sudah semakin padat dengan penumpang.
Penambahan Armada Kereta Api
KAI Sumut juga akan melakukan pembelian kereta api baru untuk memenuhi kebutuhan perjalanan yang semakin meningkat, terutama pada rute-rute dengan permintaan tinggi.
Pengembangan Layanan Digital
KAI Sumut juga tengah mengembangkan layanan berbasis digital untuk mempermudah penumpang dalam melakukan pemesanan tiket, informasi jadwal perjalanan, dan layanan lainnya. Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan lebih bagi pengguna yang ingin melakukan perjalanan dengan kereta api.
Kesimpulan: Ke Depan, Kereta Api Jadi Pilihan Utama
Pencapaian 2,17 juta penumpang selama Januari–Oktober 2025 menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi moda transportasi utama bagi masyarakat Sumatera Utara. Dengan peningkatan kualitas layanan, harga tiket yang bersaing, dan keamanan yang terjaga, KAI Sumut telah berhasil memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.












