PSMS Medan Bungkam Sriwijaya FC 3-1 di Championship Series Pegadaian Liga 2 2025
Medan Bicara – PSMS Medan Taklukkan Sriwijaya menunjukkan taringnya di babak Championship Series Pegadaian Liga 2 2025 dengan kemenangan meyakinkan atas tamunya, Sriwijaya FC. Bermain di Stadion Teladan, Medan, Minggu (5/10), Ayam Kinantan sukses menaklukkan tim asal Palembang dengan skor 3-1 dalam pertandingan penuh gengsi dan adu strategi.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi PSMS dalam perburuan tiket promosi ke Liga 1 musim depan, sekaligus membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan di fase krusial kompetisi kasta kedua nasional tersebut.
PSMS Medan Taklukkan Sriwijaya Tampil Dominan Sejak Kick-Off
Sejak menit awal, PSMS tampil agresif dan langsung mengambil inisiatif serangan. Dukungan penuh dari ribuan suporter di Stadion Teladan menjadi energi tambahan yang mendorong para pemain tampil penuh semangat.
Gol pembuka lahir di menit ke-12 melalui kaki striker andalan mereka, Rachmad Hidayat, yang memanfaatkan umpan terukur dari sektor kanan. Gol cepat itu langsung mengguncang pertahanan Sriwijaya FC yang sempat tampil solid di laga-laga sebelumnya.
PSMS terus menekan dan kembali menggandakan keunggulan di menit ke-30 lewat sundulan keras Ghozali Siregar hasil dari skema tendangan sudut. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Baca Juga: Jadwal Liga 2 Championship Hari Ini Sabtu 4 Oktober: PSMS Medan Vs Sriwijaya FC, PSIS Vs Barito
Sriwijaya FC Bangkit, Tapi Tak Cukup
Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC mencoba bangkit dan memperkecil ketertinggalan. Usaha mereka membuahkan hasil di menit ke-58 lewat tendangan jarak jauh Dedi Hartono yang tak mampu dibendung kiper PSMS.
Namun, harapan Sriwijaya FC untuk mengejar ketertinggalan sirna setelah PSMS kembali menjauhkan skor menjadi 3-1 di menit ke-73. Kali ini giliran pemain muda PSMS, M. Faiz, yang mencatatkan namanya di papan skor setelah melakukan solo run brilian melewati dua bek lawan.
Setelah gol ketiga, PSMS lebih fokus menjaga ritme permainan dan bertahan dengan rapi. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 tak berubah.
Komentar Pelatih dan Pemain
Pelatih PSMS Medan, Ridwan Saragih, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang tampil disiplin dan penuh determinasi. Ia menyebut hasil ini merupakan cerminan kerja kolektif tim, bukan hanya dari lini depan, tetapi juga pertahanan yang bermain cukup solid.
“Kemenangan ini penting secara mental. Tapi kompetisi belum selesai, kami harus tetap fokus menghadapi laga-laga berikutnya di Championship Series,” ujar Ridwan dalam konferensi pers pascalaga.
Sementara itu, pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, mengakui timnya kalah dalam hal konsentrasi dan kalah start. “Kami lengah di babak pertama, dan itu dimanfaatkan PSMS dengan baik. Ke depan, kami akan evaluasi lini pertahanan,” kata Kas.
Dukungan Suporter dan Atmosfer Stadion
Stadion Teladan kembali menggeliat dengan atmosfer yang luar biasa. Ribuan suporter PSMS memadati tribun, menyanyikan yel-yel dan memberikan dukungan penuh sepanjang 90 menit. Suasana tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi tim tuan rumah yang tampil penuh percaya diri.
“Kemenangan ini untuk suporter. Mereka luar biasa. Kami akan terus berjuang agar PSMS kembali ke tempat yang layak, yakni Liga 1,” ucap Rachmad Hidayat yang dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.
Penutup
Kemenangan 3-1 atas Sriwijaya FC menempatkan PSMS Medan dalam posisi yang lebih menguntungkan di klasemen Championship Series Pegadaian Liga 2 2025. Performa solid ini menjadi sinyal bahwa PSMS serius membidik tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.












