Marselino Ferdinan Dicoret dari Skuad Timnas, Absen Lawan Arab Saudi dan Irak: Keputusan Kluivert Jadi Sorotan
Medan Bicara – Marselino Ferdinan Kejutan datang dari pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Pelatih kepala Patrick Kluivert secara resmi mencoret nama Marselino Ferdinan dari daftar skuad akhir yang akan bertarung melawan Arab Saudi dan Irak bulan depan.
Keputusan ini memicu tanda tanya besar di kalangan pengamat dan suporter, mengingat Marselino selama ini dianggap sebagai pemain kunci lini tengah Garuda, dan tampil konsisten baik di level klub maupun internasional.
Dikonfirmasi PSSI: Marselino Tidak Masuk Skuad Final
Melalui keterangan resmi dari PSSI yang dirilis pada Rabu (24/9), Marselino tidak termasuk dalam 26 nama pemain yang dibawa Kluivert ke Arab Saudi untuk laga tandang, serta laga kandang menjamu Irak.
Pihak federasi tak merinci alasan pencoretan secara mendetail, namun menyebutkan bahwa keputusan murni teknis dan berdasarkan penilaian pelatih selama pemusatan latihan.
Coach Kluivert telah melakukan evaluasi terhadap semua pemain. Pemilihan ini mempertimbangkan kondisi fisik, kebutuhan taktik, serta performa dalam latihan,” tulis pernyataan resmi PSSI.
Baca Juga: Jelang Kedatangan Jet Rafale KSAU Tinjau Kesiapan Lanud Roesmin Nurjadin
Spekulasi Cedera atau Penurunan Performa?
Ketiadaan Marselino dalam skuad menimbulkan berbagai spekulasi. Beberapa sumber menyebut bahwa pemain muda milik KMSK Deinze (Belgia) itu sempat mengalami kelelahan otot usai menjalani jadwal padat bersama klubnya.
Marselino Ferdinan Respons Publik: Kaget dan Kecewa
Banyak netizen mengaku kecewa dengan keputusan pencoretan ini, mengingat kontribusinya di berbagai turnamen sebelumnya, termasuk Piala Asia dan SEA Games.
“Kluivert baru melatih sebentar, tapi langsung berani ambil keputusan ekstrem,” komentar lainnya.
Kluivert Tegas: “Tak Ada Nama Besar dalam Sepak Bola”
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, akhirnya angkat bicara. Dalam konferensi pers setelah latihan tertutup di Jakarta, ia menegaskan bahwa keputusan mencoret Marselino bukan karena masalah pribadi atau non-teknis.
Dalam sepak bola, saya tidak melihat nama besar. Saya hanya melihat siapa yang paling siap, siapa yang paling cocok untuk game plan kami,” ujar Kluivert.
Ia juga menegaskan bahwa Marselino masih menjadi bagian dari rencana jangka panjang timnas, namun untuk dua laga ke depan, tim membutuhkan kombinasi pemain yang berbeda.
Marselino Ferdinan Timnas Butuh Konsolidasi Cepat
Indonesia akan menghadapi dua laga penting dalam kualifikasi Piala Dunia zona Asia. Kedua laga ini sangat krusial dalam menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Kesimpulan: Keputusan Berani di Tengah Tekanan
Mencoret nama sekelas Marselino Ferdinan tentu bukan keputusan mudah, terutama bagi pelatih asing baru seperti Patrick Kluivert.












